Jumat, 21 Maret 2014

JALAN-JALAN KE PURA PARAHYANGAN CIAPUS

Assalamualaikum wr wb...
Salam shariiiiing!!
Nah guys, kali ini gw mau ceritain tentang pengalaman gw jalan-jalan ke pura di ciapus, tepatnya sudah masuk kawasan kaki gunung salak. Awalnya  gw diceritain sama salah satu temen gw yg hobinya tukang foto sana sini *kek fotografer gituuu dah gayanya.. Katanya dia pernah pergi ke pura yg ada di ciapus bareng temen-temennya. Pemandangannya indah dan sejuk udaranya. Lantas gw bertanya2, *emang diciapus ada pura? koq gw kga tau? apa gw nya aja yg kudet ya.. jahahaha.. Akhirnya gw penasaran bgt pngen ksana. Berminggu-minggu gw cari temen yg bisa diajak kesana, akhirnya sempatlah gw main ke pura bareng boyfriend gw *cieelaaaahh :D di karenakan perjalanan menuju pura sangat jauh dan jarang ada kendaraan umum ksana, apalagi angkot, jadi kalo bisa sih bawa motor. Berbekal handphone berkamera 8 MP, gw jadi bisa mengabadikan beberapa gambar.

Langsung aja, gw brngkat jam 9 dari rumah. Terus mengikuti angkot arah ciapus, jalan yg menuju curug nangka juga.. Sebelum belokan ke curug nangka, disitu ada pertigaan dan ada plang menuju Pura. 


Tak jauh dari plang tersebut, kita akan sampai di pura.


Ini jalan setelah melewati plang menuju Pura.


Terkadang jalanannya berkelok-kelok dan masih lumayan jelek.


Tapi inget guys, memasuki pura juga ada tata tertibnya. Penting untuk dibaca tuh.. Terutama buat para cewe,, yg lagi datang bulan di larang masuk ke area pura, dikarenakan pura itu tempat suci.


Nah, ini dia guys, pertama masuk area pura kita dapat melihat bangunan ini..


Sebelum memasuki lebih dekat area pura, kita pasti diminta untuk memakai selendang berwarna putih atau kuning yg di ikatkan pada pinggang kita..


Yuppss... Inilah keindahan Pura Parahyangan Agung Jagatkartta. Pemandangan yang saaaangaaat indah dan jarang sekali ditemui dikota2 seperti ini. Tapi sayangnya pas gw kesana sedang ada sembahyang kecil-kecilan gituu,,yg akhirnya membuat gw ga bisa lebih dekat lagi masuk ke Pura.
Tak sedikit juga orang yang mengambil kesempatan untuk berfoto-foto disini.

Selama masuk ke Pura ini tidak di pungut biaya, guys. Tapi banyak orang yang sengaja mengeluarkan kocek setelah selesai menikmati keindahan Pura. Gak mahal, seikhlasnya aja.
Akhirnya, setelah puas menikmati indahnya pemandangan disana, gw pun melanjutkan perjalanan gw selanjutnya menuju Curug Nangka.

Itulah pengalaman gw jalan-jalan ke Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, Ciapus, Bogor. Sungguh menyenangkan walaupun tak bisa masuk ke area lebih dekat. Mungkin sampai sini saja postingan gw kali ini..
Tilimikiciiiiiiihh... Wassalam :)

TIPS MUDAH MERAWAT BAHAN RAJUT

Assalamualaikum wr wb...
Salam sharing kawan!! 
Sesuai dengan janji saya dipostingan kemarin, maka saya akan share tentang tips merawat bahan rajut yg baik. Temen-temen punya pakaian atau jilbab dari bahan rajut? Atau ada yang seneng atau hobi mengoleksi pakaian dan jilbab dari bahan rajut?  Jangan salah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat bahan rajut agar kualitas kain tetap terjaga dalam waktu lama. Disini akan saya bahas mengenai cara mudah merawat bahan rajut., cekidoooooottt:

1. Mencuci dengan menggunakan soft detergen yang akan membuat bahan rajut menjadi lebih lembut. Bila tidak ada soft detergen, ganti dengan sabun bayi yang lembut.

2. Sebaiknya air yang digunakan untuk mencuci adalah air dingin. Dan tidak perlu dikucek, cukup rendam saja dalam larutan detergen kemudian dibilas dan jangan di peras. Jika menggunakan mesin cuci jangan dicuci dengan kecepatan tinggi karena itupun dapat merusak serat kain.

3. Agar bentuknya tidak berubah, sebaiknya saat dikeringkan jangan digantung. Cukup diletakkan di bidang datar. Begitu juga saat penyimpanan, sebaiknya bahan rajut disimpan dengan cara digulung.

4. Bahan rajut tidak boleh di setrika dengan setrika biasa, harus di steam atau setrika uap. Sebab jika dengan setrika biasa akan merusak tekstur kain. Kain akan jadi mengkilat.


5. Dalam memilih bahan rajut, bahan rajut yang paling baik yaitu dari serat alam, misalnya katun atau wool. Jika bahan serat alam ketika dipakai tidak akan membuat badan kepanasan. Lain halnya dengan bahan sintesis, jika dipakai akan membuat kegerahan.

Selesai sudah tips untuk merawat jilbab atau bahan rajut. Semoga temen-temen senang :) Terus ikuti blog saya ini yaaa, jangan sampai kelewataaan.. Karena pastinya saya bakal menyajikan postingan-postingan selanjutnya yg tentunya menarik dan insya allah bermanfaat buat temen-temen semuaaa.. Terimakasiiihh.. Wassalam :)

MENGENAL DAN MERAWAT KERUDUNG

Assalamualaikum wr wb...
Salam sharing kawan!!
Dipostingan kali  ini, saya mau share tentang cara mengenal dan merawat kerudung.. Pasti ada kan diantara temen-temen hijabers yg masih belum/kurang tahu cara merawat kerudung yg benar. Atau mungkin temen-temen yg lagi otw alias baru mau berhijab, silakan ketahui dulu cara merawat kerudungnya. Siapa tahu setelah baca postingan saya ini langsung tertarik untuk berhijab *eeaaaaaaaa :D Langsung aja yuk kita cekidooott :

1. Voile/Paris
Voile atau lebih dikenal dengan kerudung paris merupakan kerudung yang berbentuk segi empat yang terbuat dari bahan katun tipis yang ringan dan sangat nyaman. Voile biasanya terbuat dari katun murni atau ada juga yang telah bercampur dengan bahan lainnya seperti linen atau polyster. Cara merawat kerudung paris sangat mudah, cukup dicuci dengan cara merendamnya di dalam air sabun tanpa pemutih. Setelah itu untuk menghilangkan noda pada kerudung cukup di gosok-gosokkan secara perlahan. Dan agar warna bahan tidak muah pudar, hidari menjemur dibawah sinar matahari langsung, cukup di angin-angninkan saja.

2. SUTRA
Bahan lain yang bisa digunakan sebagai penutup kepala atau kerudung, yaitu sutra. Bahan yang sangat lembut ini mampu membuat penampilan menjadi lebih glamor. Gunakan bahan sutra untuk acara malam hari. Agar sutra tetap rapi, awet dan lembut, sangat mudah perawatannya. Cuci kain sutra dengan cara merendamnya dalam air sampo bayi. Hindari menggunakan detergen agar serat-serat dalam kain sutra tetap terjaga kehalusannya. Tanpa perlu dikucek atau digosok lanjutkan mengeringkan sutra dengan cara di anginkan. Bila kain sutra sedikit kusut, rapikan dengan menggunakan setrika yang terlebih dahulu diberi alas berupa kain katun di atas permukaan kain sutra yang akan di setrika.

3. RAJUT
Bahan rajut tergolong baru digunakan sebagai kerudung. Bahannya yang jatuh dan mudah diolah menjadi berbagai gaya, membuat kerudung rajut menarik para hijabi untuk menggunakannya. Agar awet, cuci bahan rajut dengan cara direndam lalu diberi sedikit detergen. Lanjutkan dengan menjemurnya dalam posisi mendatar. Hindari menggantung bahan rajut karena akan merusak elastisitas rajutan dan membuat rajutan kendur.

4. KAOS

Bahan kaos merupakan bahan yang banyak digunakan sebagai kerudung. Bahannya lembut dan ringan hingga sangat mudah dibentuk sesuai keinginan. Tetapibila kita salam merawatnya, bahan kaos sangat mudah sekali kendur atau melar. Untuk merawatnya, cuci bahan kaos dengan cara direndam menggunakan detergen. Hindari menggabungkan bahan lain agar tidak terkena luntur. Untuk menyamarkan lubang bekas tusukan jarum pentul, setelah kain kering, setrika dengan suhu panas yang sedang. Semprot dengan sedikit air lalu setrika bagian yang berlubang bekas tusukan jarum.

Sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat buat temen-temen semuanya :) Di postingan selanjutnya, insya allah saya akan masih share seputar hijab.. Wassalam :)